Senin, 02 November 2015

Kabut Asap (2) - Sudut Pandang Saya Sebagai Pelajar Terhadap Kabut Asap


               Sejak beberapa bulan yang lalu kabut asap sudah menyelimuti kota pangkalan bun. Awalnya hanya berupa asap tipis namun dari hari ke hari asap berubah menjadi kabut tebal yang menyelimuti kota kita tercinta ini. Banyak dampak yang saya dirasakan oleh masyarakat . Terutama untuk pelaja seperti saya. saya sendiri merasakan keuntungan dan kerugian dari kabut asap ini. Keuntungan yang saya peroleh yaitu berkat kabut kami bisa mendapat libur tambahan karena sekolah-sekolah di pangkalan bun sempat diliburkan beberapa waktu yang lalu.  Meskipun libur kami tetap mendapat pekerjaan rumah yang menumpuk yang berasal dari hampir semua mata pelajaran.

             kita harus tetap membuka mata, jangan terlena karena merasakan senang berlebihan dengan libur bekerpanjangan. Kita harus memikirkan hal apa yang akan terjadi selanjutnya. Bagaimana dengan pelajaran? Sudah pasti tertinggal. bagaimana dengan UN yang akan kita hadapi beberapa bulan lagi? Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari. Syukur mulai dari beberapa hari ini udara di pangkalan bun sudah mulai bersih. Kabut sudah sangat tipis dibanding sebelum-sebelumnya. Kita sebagai masyarakat pangkalan bun bisa membantu menyelesaikan kabut asap ini dengan hal-hal yang mungkin sepele tapi jika dilakukan bersama pasti akan menuai hasil seperti mengadakan salat istisqa ataupun meletakkan sebaskom air garam di depan rumah pada malam hari. Hal tersebut tentu akan membantu pemerintah dalam menanggulangi bencana ini dan saya juga yakin bahwa pemerintah pasti sudah mengusahakan yang terbaik sehingga masalah kabut asap ini bisa terkikis sedikit demi sedikit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar